Upaya Pemerintah Menjaga Kelangsungan Ekonomi Indonesia Dari Pandemi Covid

Written by Mono on March 10, 2021 in LIP with no comments.

Kami berharap kampanye #ProteksiOn Lucky Draw ini dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin sadar pentingnya asuransi, meningkatkan tingkat literasi keuangan mereka sehingga lebih banyak lagi orang dapat terlindungi,” ujar Direktur Utama FWD Insurance Anantharaman Sridharan. Hal ini sudah termasuk arus kas yang sehat, dana darurat yang cukup, dan tentu saja memiliki asuransi. Untuk itu, Melvin Mumpuni selaku Perencana Keuangan mengatakan akan sangat bijak memiliki asuransi. Dalam pengalokasian dana untuk membeli asuransi, masyarakat disarankan untuk melihat catatan arus kas terlebih dahulu. Sejumlah kasus mengerikan menunjukkan bagaimana perempuan dan anak perempuan dirampas kebebasannya. Saudara laki-laki mereka merasa, saudara perempuan mereka akan memalukan keluarga jika berbaur dengan masyarakat.

“Kemudian bisa dengan stimulasi daya beli masyarakat, yang tidak hanya bertumpu pada bansos. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan “ambruk” di tahun 2020 sebagai dampak dari pandemi Covid-19. IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai zero.5%, sementara SDGs Center UNPAD memproyeksikan antara 1.zero – 1.8%. Jauh melampaui pertumbuhan ekonomi yang terjadi selama beberapa tahun terakhir yang berada di kisaran 5%. Dalam analisis outlook ekonomi yang dilakukan UNPAD, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat bahkan bisa turun lebih besar dari nasional menjadi antara -2.1% dan zero.6% . Sebagai dampaknya, berbagai agenda pembangunan seperti pengentasan kemiskinan dan peningkatan IPM akan mengalami gangguan serius.

“Ini yang sedang diupayakan oleh seluruh negara, yaitu agar jangan sampai kondisi ini menyebabkan krisis ekonomi, sosial, dan keuangan. Kami sedang mencoba untuk menanggulangi krisis kesehatan ini agar tidak menimbulkan spill-over,” tutur Sri Mulyani, Selasa (24/3). Pada Oktober, IMF memperkirakan PDB dunia akan mengalami kontraksi 4,4% pada 2020.

Indonesia sudah mengalami krisis saat pandemi ini

Di sisi lain, disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan juga kian meningkat. Semua hal tersebut diharapkan dapat mendukung proses pemulihan ekonomi domestik. SEMARANG– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mengawal kebijakan pusat dan lembaga keuangan, serta bersinergi dengan pemerintah kabupaten / kota dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah .

Perkiraan itu lebih baik dibandingkan proyeksi IMF pada Juli 2020, yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan mengalami kontraksi hingga four,9%. Revisi dilakukan setelah melihat PDB pada kuartal kedua yang ternyata lebih baik dari perkiraan, dan proses pemulihan pada kuartal ketiga berjalan sesuai dengan proyeksi. Sama halnya dengan Indonesia, negara-negara di seluruh dunia juga harus menyisihkan dana yang cukup besar untuk mengatasinya, baik dari sisi fiskal ataupun moneter. IMF mencatat, aksi fiskal menelan dana hingga 12 triliun dolar AS, sementara aksi moneter menelan dana hingga 7,5 triliun dolar AS.

Sementara, 7 juta pelangga kelompok daya 900 VA akan mendapat diskon tarif sebesar 50 persen selama tiga bulan, yakni April, Mei, dan Juni 2020. Untuk anggaran belanja untuk perlindungan sosial akan disalurkan melalui Program Keluarga Harapan dengan jumlah keluarga penerima manfaat naik dari 9,2 juta keluarga menjadi 10 juta KPM. Keluarga penerima kartu sembako murah juga dinaikkan dari 15,2 juta kepala keluarga menjadi 20 juta kepala keluarga. Di sisi lain, pelonggaran PSBB dilakukan dengan masa transisi, yaitu mengizinkan membuka secara terbatas sejumlah kegiatan ekonomi di zona tertentu. Perkantoran, pasar moderen dan tradisional, restoran, pertokoan, transportasi, pabrik, pariwisata, mulai dibuka dengan mengedepankan protokol kesehatan. Konsekuensinya, sektor bisnis atau perusahaan melakukan efisiensi dengan menurunkan quantity produksi hingga mengurangi jumlah karyawan.

“Memang too early , tapi ini menggambarkan kita tidak menuju titik resesi seperti yang dikhawatirkan banyak orang,” kata Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo, dalam video daring, kemarin (3/7). Meski begitu, pandemi masih menjadi momok menakutkan pada tahun-tahun berikutnya. Persoalan utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu adalah dari penanganan COVID-19 itu sendiri. Stimulus ketiga kemudian ditambah dengan akumulasi dana menjadi Rp695,2 triliun atau setara four Situs Judi Slot,2 persen dari Produk Domestik Bruto . Kementerian Keuangan juga harus terus mendorong peningkatan penerimaan, baik melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi. “Ini supaya penyerapan terjadi lebih cepat dari anggaran yang sudah dialokasikan.

Dikutip dari laman Detik, gejala yang hadir saat krisis ekonomi umumnya diawali dengan penurunan belanja dari pihak pemerintah. Lalu, persentase pengangguran yang melebihi 50 % dari jumlah tenaga kerja yang ada. Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Hidayat Amir, mengatakan untuk mengatasi persoalan tersebut memang harus dilakukan secara serius. Sebab, wabah ini telah mengganggu seluruh sektor baik kesehatan, kondisi sosial ekonomi, dan dunia usaha. Sri Mulyani mengatakan ekonomi secara world telah mengalami penurunan yang dalam selama setahun akibat pandemi Covid-19. Tahun ini, dunia berhadapan dengan gelombang susulan Covid-19 dan munculnya berbagai varian baru, termasuk varian Delta.

Seorang bidan adalah bagian yang berperan penting dari perjuangan seorang ibu untuk melahirkan buah hatinya ke dunia. Semoga para bidan di seluruh dunia semakin bisa bersikap profesional dan kompeten dalam melaksanakan tugas mulia dan mempersiapkan masa depan untuk anak-anak Indonesia. International Firefighters’ Day merupakan waktu bagi warga dunia untuk memberikan penghargaan atas pengorbanan para pemadam kebakaran yang telah berjasa menyelamatkan masyarakat dan lingkungan.

Adapun Otoritas Jasa Keuangan menyiapkan enam inisiatif strategis kebijakan di 2021 untuk menghadapi berbagai perkembangan dan tantangan di sektor jasa keuangan termasuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat tiga kebijakan yang dilakukan pemerintah, yaitu peningkatan konsumsi dalam negeri, peningkatan aktivitas dunia usaha, serta menjaga stabilitasi ekonomi dan ekspansi moneter. Kebijakan tersebut dilaksanakan secara bersamaan dengan sinergi antara pemegang kebijakan fiskal, pemegang kebijakan moneter, dan institusi terkait. Survei Kegiatan Dunia Usaha mencatat, Saldo Bersih Tertimbang kegiatan usaha pada triwulan III dan IV 2020 adalah sebesar minus 5,97 dan 2,21 persen, meningkat dibandingkan kondisi pada triwulan II yang mencapai minus 35,7 persen. Berdasarkan hasil data survei, perbaikan kegiatan dunia usaha terjadi pada seluruh sektor ekonomi terutama pada sektor industri pengolahan, perdagangan resort dan restoran, sektor pengangkutan, serta komunikasi.

Comments are closed.